Dari Piknik dan Sharing Keluarga Homeschooling Print
Written by Administrator   
Tuesday, 19 April 2011 11:11

 

Keluarga homeschooling Jawa Timur semakin mantap dan dewasa, itulah yang terekam dari perbincangan sharing hari ini (17 April 2011, di Museum Mpu Tantular - Sidoarjo). Tidak ada lagi pembicaraan tentang apa, bagaimana, dan kapan homeschooling, atau tentang sosialisasi. Yang ada adalah perbincangan keseharian praktek homeschooling, serta testimoni homeschooling. Di kesempatan kali ini kami juga mendapat tamu dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, Pak Sulistyanto Soejoso.

Pak Sulis memberi penekanan pada keistimewaan homeschooling untuk menjawab tantangan masa depan Indonesia dan carut marutnya pendidikan formal. Ini menandakan semakin dibutuhkannya pendidikan mandiri melalui homeschooling, karena pendidikan formal tak lagi dipandang mampu memberikan pendidikan terbaik.

Dibahas juga mengenai pentingnya menghilangkan mind set “schooling” selama proses belajar keluarga. Sebab proses “schooling” hanya akan menimbulkan kejenuhan baik pada anak maupun orang tua yang pada akhirnya menjadikan proses belajar tidak lagi menyenangkan dan efektif. Belajar seharusnya diterapkan pada keseharian aktivitas keluarga, sehingga ada koneksi yang baik antara materi pelajaran dengan kehidupan nyata.

Disebarkan pula ide bahwa homeschooling dan sekolah adalah 2 hal yang berbeda, tidak bisa diperbandingkan advantage/disadvantage-nya karena keduanya adalah benar-benar berbeda, dan keluarga bebas memilih diantara keduanya.

Teman Klub Sinau yang datang hari ini benar-benar tersebar se-Jawa Timur, dari Sidoarjo, Surabaya, Lumajang, dan Kediri. Sungguh kebersamaan yang menyenangkan. Kami juga menginginkan bertambah luas dan intensifnya kegiatan Klub Sinau hingga keluarga yang berkumpul di dalamnya benar-benar mendapat manfaat yang optimal.

Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 17:49