Support Group Home Education Indonesia

You are here:
  • narrow screen
  • wide screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • blue color
  • green color
Mengubah Kebiasaan Yang Mengkhawatirkan Menjadi Proses Pembelajaran PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Sunday, 13 February 2011 19:43

Saya punya anak laki-laki, kalau boleh saya bilang hobbynya adalah benar-benar hobby laki-laki. Dia suka main perang-perangan, nonton film-film robot, sci-fi, film-film tentang senjata perang, dia juga suka mainan dan game yang mengandung kekerasan. Kreativitas gambarnya pun adalah seputar pertempuran, entah pertempuran robot, atau kendaraan tempur.

Mengkhawatirkan? Jujur dulunya begitu. Saya khawatir dia akan sering melukai temannya, atau terlalu agresif hingga terbawa sampai dewasa. Namun saya sedikit terhibur dengan adanya survey bahwa orang dewasa yang sering bertindak agresif kebanyakan bukan karena di masa kecil dia dibiarkan saja bertindak agresif. Tapi justru karena dorongan agresif itu dilarang dengan aturan dan tekanan yang sangat kuat tanpa alasan yang masuk akal, atau karena orang itu adalah korban dari agresifitas orang dewasa ketika dia masih anak-anak.

Tapi tentu saja saya tidak membiarkan anak saya mengumbar agresivitasnya begitu saja. Tentu ada batasan yang saya dan suami perkenalkan sejak awal. Kami tetap tidak mengijinkan anak berteriak pada orang lain, memerintah, memukul, menendang, dan berbagai ekspresi yang mengandung kekerasan. Namun itu juga tidak berarti kami sama sekali tidak memberi ijin padanya untuk mengeksplorasi hobby kerasnya itu.

Malahan, suami saya sering mengajak anak untuk me-review berbagai jenis senjata perang, berbagai jenis kendaraan tempur, bahkan teknik bertempur. Mereka berdua sering terlibat diskusi berdua, menonton film dokumenter atau film-film sci-fi yang telah disaring dulu tingkat kekerasannya, main game tempur bersama, menggambar suatu situasi pertempuran, dsb.

Pada intinya, kami mencoba arahkan hobby keras ini pada suatu aktivitas pembelajaran, mengarahkan pola pikir yang mendasari hobby ini. Pola pikir instinktual manusia jika dihadapkan pada situasi atau benda-benda tempur adalah bahwa benda-benda tersebut bisa mendatangkan bencana, bisa melukai makhluk hidup. Lalu berdasarkan pada pola pikir ini, kebanyakan orang tua akan menghadang anaknya untuk mengeksplorasi benda-benda itu, dengan berbagai alasan. Namun kami berpikir, bahwa akan sangat baik jika hobby kekerasan ini diarahkan menjadi sebuah pembelajaran.

Dengan pertimbangan ini, maka mengalirlah proses belajar itu melalui benda-benda lambang kekerasan ini. Berikut saya uraikan apa saja yang telah dipelajari anak saya :

  • Sejarah inovasi persenjataan
  • Tentang photon (hey, anak saya baru akan berusia 7 tahun namun sudah memahami konsep sederhana tentang photon)
  • Mekanisme kerja berbagai kendaraan tempur
  • Mekanisme kerja robot
  • Sejarah perang di negara China
  • Sejarah perang Majapahit (kebetulan kota tempat tinggal kami dekat dengan situs kerajaan Majapahit, jadi lebih mudah bagi anak kami untuk memperkenalkan dan memancing keingintahuannya)
  • dan masih banyak lagi.

Belajar dari keingintahuan anak dan hobby anak itu memang adalah proses belajar yang paling efektif dan mudah menyerap di otak anak untuk melekat dalam ingatan jangka panjangnya. Hobby yang mengkhawatirkan pun bisa diubah menjadi suatu proses belajar. Hanya dibutuhkan kemauan orang tua untuk kreatif dan belajar.

Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 19:03
 

The Logo

Search

Get Update

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Login

Jika anda keluarga homeschooling, silakan register dan melakukan login untuk menikmati isi website Klub Sinau ini lebih lanjut



Tulisan Terkait

Yang sedang online

We have 84 guests online

Bookmark

Add to: Mr. Wong Add to: Webnews Add to: Icio Add to: Oneview Add to: Yigg Add to: Linkarena Add to: Digg Add to: Del.icoi.us Add to: Reddit Add to: Simpy Add to: StumbleUpon Add to: Slashdot Add to: Netscape Add to: Furl Add to: Yahoo Add to: Blogmarks Add to: Diigo Add to: Technorati Add to: Newsvine Add to: Blinkbits Add to: Ma.Gnolia Add to: Smarking Add to: Netvouz Add to: Folkd Add to: Spurl Add to: Google Add to: Blinklist Information
by: camp26.biz

Join our :

Facebook Share

Share on facebook

Google +1


By PLAVEB

Choose Your Language

Browse this website in:

Blog Home Education:


The Root of Learning

Award :