Support Group Home Education Indonesia

You are here:
  • narrow screen
  • wide screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • blue color
  • green color
Support Group Home Education Indonesia
Reportase Field Trip Monumen Kapal Selam PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Sunday, 03 July 2011 19:44

Jalesveva Jayamahe! Di laut kita jaya. Itulah semboyan yang dianut bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari, dengan area laut yang sangat luas. Hari Minggu 3 Juli 2011 Klub Sinau Kids berusaha menyerap pesan tersebut melalui field trip ke Monumen Kapal Selam. Selain itu, Klub Sinau Kids dan orang tuanya juga belajar tentang bagian-bagian kapal selam. Field trip ini sangat menarik dan menyenangkan, banyak yang bisa dipelajari, baik melalui jelajah kapal selamnya maupun film dokumenter tentang aktivitas TNI AL dan sejarah pembuatan Monkasel sendiri. Semoga semangat Jalesveva Jayamahe berada dalam diri Klub Sinau Kids.

Mendengar penjelasan guide

Mencoba berbagai tombol

Kehausan setelah mempelajari bagian dalam kapal selam

Istirahat sambil menunggu waktu pemutaran film

Menonton film Jalesveva Jayamahe

Senang bisa berkumpul begini

Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 17:53
 
Kapan Mengajarkan Anak Tentang Kecakapan Hidup? PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Saturday, 18 June 2011 12:49

Mempelajari kecakapan hidup adalah salah satu proses pelajaran yang penting dalam keseharian anak-anak homeschooling. Karena melalui kecakapan hidup yang memadai, anak-anak yang telah beranjak dewasa akan mampu mandiri melakukan tugas-tugasnya dalam mengupayakan kebersihan pribadi, pemenuhan kebutuhan makanannya, bahkan kedisiplinannya dalam mengatur waktu.

Saya salut karena banyak orang tua homeschooling, walaupun telah memiliki pembantu rumah tangga, tetap mengajarkan kecakapan hidup ini pada anak-anak mereka. Banyak juga orang tua homeschooling yang memutuskan untuk tidak memakai pembantu rumah tangga agar anak bisa mempelajari kecakapan hidup ini dengan maksimal.

Namun masih sering ada permasalahan dalam pelajaran kecakapan hidup ini, orang tua seringkali bingung, “Kecakapan hidup mana yang harus saya ajarkan dulu? Apakah mengajarkan kecakapan hidup yang ini tidak terlalu dini bagi anak saya? Apakah anak saya sudah terlambat dalam mempelajari kecakapan hidup ini?” Kebanyakan pertanyaannya adalah tentang “timing” atau ketepatan waktu mempelajarinya.

Saya mencoba membuat petunjuk tentang kapan suatu kecakapan hidup mulai dipelajari. Tentu saja tiap anak berbeda kecepatannya dalam belajar. Dan tiap keluarga beda kondisinya. Namun perkiraan usia ini cukup membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Usia 2 - 3

  • Membantu membereskan tempat tidur

  • Membereskan mainannya dengan tetap dalam pengawasan orang tua

  • Memasukkan baju kotor ke tempatnya

  • Memberi makan binatang peliharaan di bawah pengawasan orang tua

  • Membantu orang tua membersihkan tumpahan dan kotoran

  • Membersihkan debu di bawah pengawasan orang tua

Usia 4 - 5

  • Berpakaian sendiri dengan sedikit bantuan dari orang tua

  • Membereskan tempat tidur dengan sedikit bantuan dari orang tua

  • Membawa barang-barang pribadi dari mobil ke rumah, dan sebaliknya

  • Mengatur meja makan dengan pengawasan orang tua

  • Membereskan meja makan setelah makan dengan pengawasan orang tua

  • Membantu orang tua menyiapkan makanan

  • Membantu orang tua membawa barang belanjaan yang ringan

  • Memasangkan kaos kaki di baju yang dilipat

  • Menjawab telepon dengan pendampingan orang tua

  • Bertanggung jawab pada makanan dan minuman binatang peliharaan

  • Menggantung handuk setelah dipakai

  • Menyapu lantai


Usia 6 - 7

  • Membereskan tempat tidur dan membersihkan kamar tiap hari

  • Menggosok gigi dengan benar

  • Menyisir rambut

  • Memilih pakaian dan berpakaian sendiri

  • Menulis ucapan terima kasih dengan bimbingan orang tua

  • Bertanggung jawab pada makanan, minuman, dan melatih peliharaan

  • Membersihkan debu di kamar pribadi

  • Melipat baju dengan bimbingan orang tua

  • Memasukkan baju yang telah dilipat dalam lemari baju

  • Membantu menyiapkan makanan dengan pengawasan

  • Mengosongkan tempat sampah indoor

  • Menjawab telepon dengan bimbingan orang tua

Usia 8 - 11

  • Mengurus kebersihan diri pribadi

  • Menjaga kebersihan kamar pribadi

  • Bertanggung jawab pada tugas pelajaran

  • Bertanggung jawab pada barang-barang pribadinya

  • Membuat ucapan terima kasih pada pemberi hadiah

  • Bangun tidur dengan menggunakan alarm jam

  • Mencuci piring

  • Mencuci mobil dengan bimbingan orang tua

  • Menyiapkan makanan yang mudah untuk dirinya sendiri

  • Membersihkan kamar mandi dengan bimbingan orang tua

  • Menyapu daun-daun yang berjatuhan di halaman

  • Belajar menggunakan mesin cuci

  • Mengenali nomer telepon dari layar telepon dan menjawabnya bila perlu


Usia 12 - 13

  • Peduli pada kebersihan pribadi, kepemilikan, dan tugas pelajaran

  • Bisa menulis undangan dan ucapan terima kasih

  • Memasang alarm jam sendiri

  • Menangani barang-barang pribadi, misalnya charge baterai HP, dsb

  • Mengganti sprei tempat tidur pribadi

  • Menjaga kebersihan kamar dan rutin membersihkan seluruh bagian kamar

  • Mengganti lampu yang rusak

  • Membersihkan rumah dari debu dan mencuci piring

  • Membersihkan cermin

  • Memotong rumput dengan bimbingan orang tua

  • Menjaga anak yang lebih kecil

  • Menyiapkan makanan untuk keluarga dengan bimbingan orang tua

Usia 14 - 15

  • Bertanggung jawab pada semua tugas di tahap usia sebelum ini

  • Bertanggung jawab pada buku-buku pinjaman

  • Mengerjakan pekerjaan rumah tanpa disuruh

  • Membersihkan halaman jika dibutuhkan

  • Menjaga anak yang lebih kecil

  • Menyiapkan makanan mulai dari berbelanja hingga menyiapkan di meja makan

  • Membersihkan kaca dengan pengawasan orang tua

Usia 16 - 18

  • Bertanggung jawab pada semua tugas di tahap usia sebelumnya

  • Bertanggung jawab untuk mendapatkan uang jajan

  • Bertanggung jawab dalam belanja pakaian pribadi (dalam hal memilih pakaian dan mempertimbangkan harganya dengan kemampuan keluarga)

  • Bertanggung jawab pada pemeliharaan kendaraan yang dia pakai (bensin, oli, perbaikan, dan kebersihannya)

  • Melakukan pekerjaan rumah sehari-hari

  • Membersihkan halaman jika diperlukan

  • Menyiapkan makanan untuk sekeluarga mulai dari belanja hingga menyajikannya jika dibutuhkan

  • Membersihkan bagian peralatan rumah, seperti misalnya membersihkan kulkas.


Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 18:40
 
Ketika Bicara Menjadi Petunjuk Karakter PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Thursday, 16 June 2011 11:31

"Buuuk... duwek rong ewu..." (= Bu... uang dua ribu...)

"Buuuuuukkk... duwek rong ewuuuu!!" (= Buuu... uang dua ribuuuuuu.....)

"Nek gak dikek'i aku njophok dewe lo!!" (= kalo tidak diberi aku ambil sendiri lo!!)

"Tak gephuk koen Buk!" (= aku pukul kau Bu!)

"Tak jambak koen Buk nek aku gak dikek'i!!" (= Aku tarik rambutmu kalau aku tidak diberi uang!!)


Itu adalah sebuah perkataan dari anak pembantu tetangga saya. Perkataannya tidak mendapat tanggapan dari ibunya, jadi rupanya si anak jengkel terhadap ibunya. Tapi, apakah anak diperbolehkan berucap dan bertingkah laku seperti itu? Menurut saya, sejengkel apapun anak, dia tetap tidak berhak mengucapkan kata-kata seperti itu pada ibunya. Selain tidak sopan, ucapan seperti diatas juga tidak layak diucapkan seorang anak pada orang yang telah melahirkan dan menghidupinya. Ucapan itu menunjukkan betapa banyak yang harus diperbaiki dari segi karakter si anak.

Lalu, apakah ini melulu kesalahan anak? Tidak. Anak memiliki ide dan kesempatan mengucapkan kata-kata itu   adalah karena stimulasi dari luar. Ketika dilahirkan anak sama sekali tidak membawa kecenderungan berucap dengan cara tertentu.

Tentang apa yang diucapkan, bagaimana anak merespon orang lain, hal ini adalah bentukan lingkungan sosialnya. Kecuali pada anak yang memang memiliki kelainan fisik tertentu, misalnya anak autis, tentu cara meresponnya berbeda dan dipengaruhi kelainan fisiknya itu.

Jadi, jika ada seorang anak yang melakukan ketidaksopanan dalam berucap, orang tua seharusnya tidak langsung menyalahkan anak. Introspeksilah dulu, dari mana kesalahan itu berasal, jangan takut mengakui bahwa kesalahan itu berasal dari diri orang tua sendiri. Lalu perbaikilah sebelum terlambat dan sifat itu menetap. Perbaiki diri orang tua dulu yang utama, karena orang tua menjadi contoh yang utama bagi anak di masa kanak-kanaknya dalam pola berkomunikasi dan pola merespon lingkungan sosialnya. Jika orang tua telah beres, memperbaiki anak pun tidak susah. Menunjukkan yang baik pada anak, menyontohkan segala kebaikan. Bukan memarahi anak dengan membabi buta. Percuam saja, karena itu justru memberi contoh ketidakbaikan pada anak.

Sebagai orang tua homeschooling kita telah paham bahwa membentuk karakter yang baik dalam diri anak adalah pendidikan yang paling utama. Karena segala keberhasilan dan kesuksesan hidup diawali dari karakter yang baik.

Apa saja karakter yang baik itu?

Dasarnya, yang harus diajarkan pada anak adalah :

- Kepercayaan, bahwa anak harus menjadi sosok yang bisa dipercaya. Melalui kejujuran dan kebaikannya.

- Penghargaan, bahwa anak harus belajar menghargai orang lain dan karya orang lain.

- Tanggung jawab, bahwa anak harus bisa bertingkah laku baik walaupun tidak sedang diawasi oleh orang tua.

- Keadilan, bahwa anak mampu memberikan apa yang menjadi hak orang lain dan melakukan apa yang menjadi kewajibannya.- Kepedulian, bahwa anak harus bisa mengembangkan rasa peduli, simpati, empati, terhadap kondisi orang lain.

- Kewarganegaraan, bahwa anak mengembangkan penghargaan pada pahlawan nasional, memahami sejarah negaranya sesuai usianya, memahami kondisi negara sesuai tahapan usianya.

- Mengontrol amarah, bahwa seorang anak bisa mengendalikan amarahnya hingga tidak meluap-luap

- Kepandaian menghadapi konflik, bahwa seorang anak bisa mengambil keputusan ketika dihadapkan pada konflik

- Mampu mendengarkan orang lain, bahwa anak bisa peduli pada ucapan atau apa yang disampaikan oleh orang lain

- Mampu untuk tidak melakukan kejahatan, mampu mengendalikan diri untuk tidak melakukan kejahatan (bullying) pada orang lain.

- Tidak mengembangkan prasangka (prejudice) sebelum mengenali orang lain.

Masih banyak aspek-aspek karakter baik lain yang harus dikembangkan dalam diri anak supaya dia bisa hidup selaras dengan lingkungannya. Hidup harmonis dengan manusia lain dan alam sekitarnya. Namun 10 karakter baik di atas adalah dasar dari semua karakter baik yang lain. Dan kesepuluh aspek tersebut diatas bisa diajarkan sejak usia dini.

Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 18:40
 
Jalan Sehat Keluarga Homeschooling Serentak Seluruh Indonesia PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Monday, 13 June 2011 13:21

Keluarga homeschooling Klub Sinau, mari ramaikan acara ini :

Jalan Sehat Keluarga Homeschooling Serentak Seluruh Indonesia

Hari Minggu, 10 Juli 2011, pukul 07.00 - selesai

Kumpul jam 7 pagi tepat di Taman Bungkul (titik kumpul di area skateboard) Surabaya.

Dress code : kaos T-shirt dominan warna putih

Acara :

- Jalan santai sekitar Taman Bungkul

- Family games

Biaya : Rp. 10.000,- per anak (mendapatkan snack 2 macam, air mineral gelas, dan pin)

Pendaftaran dilakukan melalui : Ibu Maria (031-92119698 atau melalui facebook Klub Sinau) paling lambat Jumat, 8 Juli 2011

Acara ini diadakan serentak di berbagai kota di Indonesia, oleh keluarga homeschooling seluruh Indonesia.


Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 17:53
 
Field Trip Monkasel Yuuuk PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Monday, 13 June 2011 13:11

Mau lihat kapal selam dari dekat? Atau memasukinya?

Yuk Klub Sinau Kids ikutan field trip ke Monumen Kapal Selam. Kapan??

Hari Minggu, 3 Juli 2011

Pukul 09.30 WIB - 12.30 WIB

Kumpul di gerbang Monumen Kapal Selam : Jl. Pemuda no. 39, Surabaya

Dibutuhkan pendaftaran untuk field trip ini melalui SMS ke : Ibu Maria (031-92119698 atau melalui facebook Klub Sinau). Pembayaran biaya field trip dilakukan di lokasi, hanya pembayaran tiket masuk saja.

Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 17:53
 
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>

Page 11 of 23

The Logo

Search

Get Update

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Login

Jika anda keluarga homeschooling, silakan register dan melakukan login untuk menikmati isi website Klub Sinau ini lebih lanjut



Tulisan Terkait

Yang sedang online

We have 18 guests online

Bookmark

Add to: Mr. Wong Add to: Webnews Add to: Icio Add to: Oneview Add to: Yigg Add to: Linkarena Add to: Digg Add to: Del.icoi.us Add to: Reddit Add to: Simpy Add to: StumbleUpon Add to: Slashdot Add to: Netscape Add to: Furl Add to: Yahoo Add to: Blogmarks Add to: Diigo Add to: Technorati Add to: Newsvine Add to: Blinkbits Add to: Ma.Gnolia Add to: Smarking Add to: Netvouz Add to: Folkd Add to: Spurl Add to: Google Add to: Blinklist Information
by: camp26.biz

Join our :

Facebook Share

Share on facebook

Google +1


By PLAVEB

Choose Your Language

Browse this website in:

Blog Home Education:

 


The Root of Learning

Award :