Support Group Home Education Indonesia

You are here:
  • narrow screen
  • wide screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • blue color
  • green color
Support Group Home Education Indonesia
Berenang Bersama PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Thursday, 06 October 2011 19:55

Yuk berenang bersama Klub Sinau Kids dan keluarga.

Hari Sabtu, tanggal 8 Oktober 2011 pukul 15.00 WIB

Tempat :

Kolam Renang Alami Sport Center

Jalan Raya Mastrip 322 - 324 (dekat Kebraon)

Surabaya, Indonesia

Peta bisa dilihat di sini : http://maps.google.com/maps/ms?msa=0&msid=208871676379865684097.0004aea072b414c04fea7

Yuk gabung, bermain bersama di kolam renang ^_^



Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 17:51
 
Peraturan dan Undang-undang Berkaitan Dengan Homeschooling PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Sunday, 02 October 2011 19:22

Teman Klub Sinau, mari kita mencerdaskan diri. Silakan download beberapa peraturan pemerintah terkait pendidikan formal-nonformal-informal melalui link-link di bawah ini :

 

1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  21 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Ujian Nasional Program Paket A/ULA, Program Paket B/WUSTHA, Program Paket C, Dan Program Paket C Kejuruan TAHUN 2011

 

2. Peraturan Bersama Antara Menteri Pendidikan Nasional Dan Menteri Agama Nomor 04/VI/PB/2011 Nomor MA/111/2011 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak/Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Dan Sekolah/Madrasah

 

3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 TAHUN 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

 

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan



Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 18:35
 
Tips Home Education PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Wednesday, 28 September 2011 11:35

Saya ingin berbagi tips home education menurut pengalaman saya selama ini, semoga bermanfaat.

1. Jangan memutuskan home education karena tergiur dengan akselerasi atau percepatan belajar yang didapat anak-anak home education. Akselerasi ini hanyalah efek samping dari proses belajar yang sesuai dengan karakter anak. Keberhasilan home education adalah ketika anak senang belajar dan bisa belajar dengan mandiri. Tapi, jangan juga memaksakan anak untuk senang belajar atau mampu belajar secara mandiri dengan tergesa-gesa. Semua ini adalah proses, hasil dari penghargaan pada kebutuhan, keinginan, dan karakter anak selama belajar.

2. Mulailah dengan rutinitas, tapi jangan menjadi budak dari rutinitas. Rutinitas baik untuk dibangun sejak awal. Biasakan anak belajar formal pada jam-jam tertentu, termasuk juga membangun kebiasaan makan, tidur atau bermain diluar pada jam-jam tertentu. Tapi jangan jadikan rutinitas ini sebagai rutinitas yang kaku. Jika memang diperlukan fleksibilitas, maka terapkanlah itu. Rutinitas yang kaku akan menjebak keluarga untuk masuk dalam proses home education yang tidak menyenangkan.

3. Tidak perlu membawa pola sekolah formal ke dalam home education. Home education bukanlah sekolah formal. Dengan cara belajar seperti sekolah formal, keluarga akan mudah terseret pada kebosanan, atau burn out. Ketika keluarga memilih home education, ada beberapa faktor yang mereka pertimbangkan, termasuk salah satunya adalah ketidaksesuaian dengan pola belajar di sekolah formal yang memberlakukan satu sistem untuk semua. Nah, kalau keluarga home education mengadopsi sistem sekolah formal ke dalam praktek home education, maka tidak ada bedanya kan?

4. Konsistensi. Apapun metode atau subyek pelajaran yang dipilih, konsistenlah. Kita memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk mendidik anak.

5. Sesekali melakukan aktivitas belajar di luar rumah adalah baik, namun jangan menjadikan kegiatan luar rumah sebagai aktivitas home education yang dominan. Jadikan rumah sebagai pusat dari segala aktivitas home education.

6. Jangan ragu mengatakan “ya” ketika anak berniat memelihara kalajengking yang dia temukan di halaman. Namun pertimbangkan juga apakah anda bisa menyediakan kandang yang tepat untuk kalajengking itu, supaya anak dapat memelihara dan mengamatinya untuk belajar namun tetap aman, terhindar dari resiko tersengat bisanya. Dengan mengatakan “ya” anda akan bisa melihat betapa kaya pelajaran yang bisa didapat anak.

 

Mari kita menikmati segala proses home education dengan senang dan relax. Karena home education memungkinkan anak belajar secara mandiri dan bahagia. Hubungan antara anak dan orang tua pun akan harmonis.



Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 18:35
 
Kebahagiaan Belajar, Kelelahan Yang Terobati PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Sunday, 25 September 2011 16:40

Menjadi orang tua homeschooling itu tidaklah mudah. Kita menyiapkan sendiri segala keperluan pendidikan anak. Ada pekerjaan tambahan yang tidak dilakukan oleh orang tua yang tidak homeschooling. Paling tidak ada proses mencari kurikulum yang sesuai, mencari materi belajar, belajar tentang materi tersebut, dan mendampingi anak belajar dalam keseharian.

Orang tua homeschooling seringkali mengawali kegiatan sebelum matahari menampakkan diri. Mendahulukan pekerjaan mereka sebelum anak-anak bangun, supaya ketika anak bangun orang tua telah siap mendampingi mereka. Pembagian waktu ini adalah tepat. Ini memungkinkan orang tua mencurahkan konsentrasi dan pemikirannya pada proses belajar anak, karena urusan pekerjaan mereka selesai.

Cara belajar homeschooling yang sangat menghargai keunikan anak, seringkali menampakkan gairah belajar yang luar biasa, setiap hari, sewaktu-waktu selalu ada proses belajar yang dilakukan anak. Orang tua pun telah memahami hal ini sebagai suatu rutinitas yang biasa, ketika sewaktu-waktu ada saja hal-hal yang dipikirkan dan ditanyakan atau dinyatakan oleh anak sebagai petunjuk adanya proses belajar dalam pikiran anak.

Inilah yang menyenangkan dari homeschooling. Kejutan-kejutan belajar, tiap kemajuan kecerdasan yang didapat anak, itu semua menjadikan pengorbanan waktu dari orang tua menjadi tidak sia-sia. Pada beberapa keluarga homeschooling, proses inilah yang jadi tujuan utama dari pilihan homeschoolingnya.

Keluarga kami juga, inilah yang kami inginkan ada dalam keluarga kami, inilah tujuan kami berhomeschooling. Kami ingin hasrat belajar yang timbul secara alami dan kreativitas tanpa batas ini ada dalam keluarga kami, terutama dalam diri anak kami. Oleh karena itu kami memilih homeschooling.

Bukannya tanpa kesibukan lain, keluarga kami termasuk keluarga dengan tingkat kesibukan yang tinggi. Suami saya berkantor di luar rumah, dan setiap hari selalu ada PR yang dia kerjakan karena tingginya tuntutan pekerjaan. Saya sendiri juga berorganisasi dan berkomunitas, bekerja sebagai penulis dan pembuat kue. Saya juga bekerja tanpa asisten rumah tangga.

Saya berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum anak saya bangun, dan mengerjakan pekerjaan “kantoran” ketika anak saya bermain sendiri. Suami saya selalu mengerjakan PR-nya pada waktu anak sudah tidur malam. Ini kami lakukan supaya kami bisa mendampingi dan menikmati proses belajarnya.

Perkiraan saya dulu ketika memulai homeschooling, dengan kenyataan yang ada sekarang memang berbeda. Saya dulu membayangkan suatu proses sekolah di rumah, lengkap dengan jadwalnya. Dengan jadwal ini maka saya pribadi bisa memiliki waktu sendiri yang sudah terjadwal pula untuk mengerjakan pekerjaan saya sendiri, yaitu setelah selesainya “sekolah” anak.

Namun kenyataannya, semakin lama waktu berjalan (sekarang sudah 4 tahun kami mengarungi homeschooling) semakin sadar bahwa unschooling lebih sesuai untuk kami. Dunia belajar tanpa jadwal ini telah membuat kami jatuh cinta karena keluwesannya. Menjadi luwes berarti membuka lebar pintu belajar tanpa batas, termasuk batas waktu. Walaupun saya kemudian terkesan sering mencuri-curi, yaitu mencuri waktu untuk mengerjakan pekerjaan saya sendiri. Tapi itu tidak menjadi masalah, karena tujuan belajar secara home education sedikit banyak tercapai, yaitu lecutan proses belajar setiap waktu.



Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 18:37
 
Pencatatan Portofolio dan Raport Online PDF Print E-mail
Written by Maria Magdalena   
Monday, 12 September 2011 17:58

Kebutuhan keluarga homeschooling sangat beragam. Ada yang tidak membutuhkan materi belajar yang terstruktur, ada pula yang tidak. Ada yang membutuhkan raport ada pula yang tidak. Ada yang membutuhkan pencatatan portofolio ada yang tidak, dst.

Sebagai support group dan komunitas home education/homeschooling, Klub Sinau menyediakan informasi untuk berbagai kondisi yang berbeda ini. Klub Sinau sudah menyediakan sistem pencatatan portofolio secara offline, yang perlu dicetak, lalu diisi secara offline. Sistem ini berguna untuk kondisi dimana sarana internet tidak bisa digunakan secara kontinyu di rumah.

Namun ada juga sebuah website yang menyediakan sistem pencatatan portofolio secara online, yaitu LearnBoost. Sistem ini sangat terintegrasi untuk per kelas. Penggunaannya sangat mudah, tidak rumit. Hasil yang tercatat pun bisa di-share. Jika yang aktif dalam proses homeschooling sehari-hari adalah ibu, maka ibu bisa share portofolio ini pada ayah, sehingga ayah bisa mengaksesnya dari kantor. Dengan demikian, orang tua yang terpisah jarak jauh hingga tidak bisa bertemu tiap hari bisa saling cek prestasi anak.

Website ini menyediakan fitur-fitur layaknya portofolio sekolah, karena memang tidak khusus untuk homeschooling. Walau begitu bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan homeschooling. Fitur yang disediakan antara lain pencatatan : jadwal, absensi, lesson plan, nilai test dan rangkumannya, dan laporan prestasi anak.

Bagi yang menginginkan pencatatan portofolio yang terorganisir dan hemat kertas bisa mencoba website ini.



Last Updated on Tuesday, 18 October 2011 19:19
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 5 of 20

The Logo

Search

Get Update

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Login

Jika anda keluarga homeschooling, silakan register dan melakukan login untuk menikmati isi website Klub Sinau ini lebih lanjut



Tulisan Terkait

Yang sedang online

We have 6 guests online

Bookmark

Add to: Mr. Wong Add to: Webnews Add to: Icio Add to: Oneview Add to: Yigg Add to: Linkarena Add to: Digg Add to: Del.icoi.us Add to: Reddit Add to: Simpy Add to: StumbleUpon Add to: Slashdot Add to: Netscape Add to: Furl Add to: Yahoo Add to: Blogmarks Add to: Diigo Add to: Technorati Add to: Newsvine Add to: Blinkbits Add to: Ma.Gnolia Add to: Smarking Add to: Netvouz Add to: Folkd Add to: Spurl Add to: Google Add to: Blinklist Information
by: camp26.biz

Join our :

Facebook Share

Share on facebook

Google +1


By PLAVEB

Choose Your Language

Browse this website in:

Rekan Kerja :

 


4Baby Shop

Rekan Kerja :

 


bermaindanbelajar.com

Rekan Kerja :

 


Le Fleur Books Corner

Rekan Kerja :

rekan kerja Klub Sinau

Alliz Berry

Award :

Homeschool Tweet